Bible Study: FrontPage




 

Ayub, Chapter 27

Bible Study - Ayub 27 - Indonesian - Bahasa Indonesia Sehari-hari 1985 - Web
 
 
 
Comment!       Comment Disqus!
  
1. Ayub meneruskan uraiannya, katanya, "Demi Allah yang hidup, yang tak memberi keadilan kepadaku,
  
2. (27:1)
  
3. aku bersumpah: Selama Allah masih memberi napas kepadaku, selama nyawa masih ada dalam badanku,
  
4. bibirku tak akan menyebut kata dusta, lidahku tak akan mengucapkan tipu daya.
  
5. Jadi, tak mau aku mengatakan bahwa kamu benar; sampai mati pun kupertahankan bahwa aku tak cemar.
  
6. Aku tetap berpegang kepada kepatuhanku, dan hati nuraniku pun bersih selalu.
  
7. Semoga musuhku dihukum sebagai pendurhaka, dan lawanku dihajar sebagai orang durjana.
  
8. Adakah harapan bagi orang dursila pada saat Allah menuntut jiwanya?
  
9. Apakah Allah akan mendengar tangisnya bilamana kesulitan menimpa dia?
  
10. Seharusnya ia merindukan kesenangan dari Allah, dan berdoa kepada-Nya tanpa merasa lelah.
  
11. Kamu akan kuajari tentang besarnya kuasa Allah, kuberitahukan kepadamu rencana Yang Mahakuasa.
  
12. Tetapi, kamu semua telah melihatnya sendiri. Jadi, mengapa kamu berikan nasihat yang tak berarti?"
  
13. Maka berkatalah Zofar, "Beginilah caranya Allah Yang Mahakuasa menghukum orang yang lalim dan durhaka.
  
14. Jika anaknya banyak, mereka akan mati dalam perang dan anak cucunya akan hidup berkekurangan.
  
15. Sanaknya yang masih ada, mati karena wabah, dan janda-jandanya tidak menangisi mereka.
  
16. Boleh saja peraknya bertimbun-timbun dan pakaiannya bersusun-susun,
  
17. tetapi perak dan pakaian itu semua akan menjadi milik orang yang tulus hatinya.
  
18. Rumah orang jahat rapuh seperti sarang laba-laba, hanya rumah sementara seperti gubug seorang penjaga.
  
19. Ia membaringkan diri sebagai orang kaya, tetapi ia tak dapat mengulanginya, ketika ia bangun dari tidurnya, sudah hilang lenyaplah kekayaannya.
  
20. Kedahsyatan menimpa seperti air bah yang datang tiba-tiba. Angin ribut di malam hari meniup dan menyeret dia pergi.
  
21. Angin timur mengangkat dia, dan menyapunya dari rumahnya.
  
22. Ia dilanda tanpa kasihan, dan terpaksa lari mencari perlindungan.
  
23. Jatuhnya disambut orang dengan tepuk tangan; di mana-mana ia mendapat penghinaan."


Search in:
Terms:

Vote and Comment on Facebook:Recommend This Page:
Post on Facebook Add to your del.icio.us Digg this story StumbleUpon Twitter Google Plus Post on Tumblr Add to Reddit Pin this story Linkedin Google Bookmark Blogger
Insert Your Personal Insight:

Please do not make mean comments and follow the biblical and spiritual character of this forum. If, however unpleasant situations arise, we request to flag it to us in order to evaluate the situation.

Text source: BIS - The Indonesia Bahasa Indonesia Sehari-hari 1985 (BIS) Copyright (c) Lembaga Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society), 1985. Released for non-profit scholarly and personal use. Not to be sold for profit. When making formal public reference to the materials, please acknowledge The Indonesian Bible Society (Lembaga Alkitab Indonesia) as the copyright holder. You shall NOT make copies for your friends. DILARANG MEMPERBANYAK TANPA IZIN TERTULIS DARI LAI.

This project is based on delivering free-of-charge the Word of the Lord in all the world by using electronic means. If you want to contact us, you can do this by writing to the following e-mail: bible-study.xyz@hotmail.com


SELECT VERSION

COMPARE WITH OTHER BIBLES