Bible Study: FrontPage




 

Ayub, Chapter 3

Bible Study - Ayub 3 - Indonesian - Bahasa Indonesia Sehari-hari 1985 - Web
 
 
 
Comment!       Comment Disqus!
  
1. Kemudian Ayub mulai berbicara dan mengutuki hari kelahirannya, katanya,
  
2. "Ya Allah, kutukilah hari kelahiranku, dan malam aku mulai dikandung ibuku!
  
3. (3:2)
  
4. Ya Allah, jadikanlah hari itu gelap, hapuskan dari ingatan-Mu hingga lenyap; janganlah Engkau biarkan pula cahaya cerah menyinarinya.
  
5. Jadikanlah hari itu hitam kelam, gelap gulita, kabur dan suram; liputilah dengan awan dan mega, tudungilah dari sinar sang surya.
  
6. Hendaknya malam itu dihilangkan dari hitungan tahun dan bulan; jangan lagi dikenang, jangan pula dibilang.
  
7. Biarlah malam itu penuh kegelapan tiada kemesraan, tiada kegembiraan.
  
8. Hai orang perdukunan dan pengendali Lewiatan, timpalah hari itu dengan sumpah dan kutukan;
  
9. jangan sampai bintang kejora bersinar, jangan biarkan sinar fajar memancar! Biarlah malam itu percuma menunggu datangnya hari dan harapan yang baru.
  
10. Terkutuklah malam celaka ketika aku dilahirkan bunda, dan dibiarkan menanggung sengsara.
  
11. Mengapa aku tidak mati dalam rahim ibu, atau putus nyawa pada saat kelahiranku?
  
12. Mengapa aku dipeluk ibuku dan dipangkunya, serta disusuinya pada buah dadanya?
  
13. Sekiranya pada saat itu aku berpulang, maka aku tidur dan mengaso dengan tenang,
  
14. seperti para raja dan penguasa dahulu kala, yang membangun kembali istana zaman purba.
  
15. Aku tertidur seperti putra raja, yang mengisi rumahnya dengan perak kencana.
  
16. Mengapa aku tidak lahir tanpa nyawa supaya tidurku lelap dan terlena?
  
17. Di sana, di dalam kuburan, penjahat tidak melakukan kejahatan, dan buruh yang habis tenaga dapat melepaskan lelahnya.
  
18. Juga tawanan merasa lega, bebas dari hardik para penjaga.
  
19. Di sana semua orang sama: yang tenar dan yang tidak ternama. Dan para budak bebas akhirnya.
  
20. Mengapa manusia dibiarkan terus hidup sengsara? Mengapa terang diberi kepada yang duka?
  
21. Mereka lebih suka kuburan daripada harta, menanti maut, tapi tak kunjung tiba.
  
22. Kebahagiaan baru dapat dirasakan bila mereka mati dan dikuburkan.
  
23. Masa depan mereka diselubungi oleh Allah, mereka dikepung olehnya dari segala arah.
  
24. Gantinya makan aku mengeluh, tiada hentinya aku mengaduh.
  
25. Segala yang kucemaskan, menimpa aku, segala yang kutakuti, melanda aku.
  
26. Bagiku tiada ketentraman, aku menderita tanpa kesudahan."


Search in:
Terms:

Vote and Comment on Facebook:Recommend This Page:
Post on Facebook Add to your del.icio.us Digg this story StumbleUpon Twitter Google Plus Post on Tumblr Add to Reddit Pin this story Linkedin Google Bookmark Blogger
Insert Your Personal Insight:

Please do not make mean comments and follow the biblical and spiritual character of this forum. If, however unpleasant situations arise, we request to flag it to us in order to evaluate the situation.

Text source: BIS - The Indonesia Bahasa Indonesia Sehari-hari 1985 (BIS) Copyright (c) Lembaga Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society), 1985. Released for non-profit scholarly and personal use. Not to be sold for profit. When making formal public reference to the materials, please acknowledge The Indonesian Bible Society (Lembaga Alkitab Indonesia) as the copyright holder. You shall NOT make copies for your friends. DILARANG MEMPERBANYAK TANPA IZIN TERTULIS DARI LAI.

This project is based on delivering free-of-charge the Word of the Lord in all the world by using electronic means. If you want to contact us, you can do this by writing to the following e-mail: bible-study.xyz@hotmail.com


SELECT VERSION

COMPARE WITH OTHER BIBLES